BONE – LACAKTARGET.COM // Salah satu Guru Agama Honorer di SMP NEGERI 4 WATAMPONE, yang melakukan kekerasan kepada siswa kelas 7 sampai lengan sebelah kanan lebam dan patah di bagian tangan kiri,
Selasa 28/10/2025.

Guru Agama Honorer sebut saja namanya Sabaruddin yang sering di sapa pak sabar.
Namun perbuatannya tidak sesuai dengan namanya Sabar, yang melakukan kekerasan terhadap muridnya hingga mengalami patah tulang di bagian tangan kiri.
Kepala sekolah SMPN 4 WATAMPONE, Pak Ambo Tuo S.pd, membenarkan atas kejadian tersebut.
Setelah Awak Media menelpon pihak keluarga korban, pertanyaan apakah pihak pelaku atau sekolah sudah ada yang menjenguk/menemui pihak keluarga.

“Setelah kejadian pada hari Selasa 28/10/2025 lalu. pihak dari pelaku atau pihak sekolah belum ada yang datang kerumah. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,atau memang tidak ada itikad baiknya pada korban, ucapnya
Awak Media dari LACAKTARGET.COM akan berkunjung ke kantor Dinas Pendidikan ( Disdik ) untuk kompirmasi terkait kasus tersebut.
Agar di berikan sangsi berat baik dari pelaku mau pun pihak-pihak sekolah SMPN 4 Watampone.
Seperti yang ada di dalam video pak Sabaruddin di dampingi sama kepala sekolah Pak Ambo Tuo, mengakui perbuatannya di depan Media LACAKTARGET.COM.
Ini sudah membuktikan kalau pak Sabaruddin ( sabar ) sudah menyalahi aturan sebagai guru pendidik. Yang melakukan kekerasan pada murid hingga mengalami patah tulang.
Saat di kompirmasi pak Ambo Tuo S.pd menyatakan di depan media kalau pak Ambo siap terima risikonya apa pun itu termasuk sekolahnya.
“IYA pak mau di apa sudah terjadi saya siap terima apa pun resikonya walaupun itu berdampak pada sekolah saya.tutupnya







