BONE — LACAKTARGET.com // Cinta tak kenal batas negara,Sebuah kisah cinta yang menghangatkan hati mewarnai Kelurahan Pappolo, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Seorang putra daerah asal Bone resmi menyatukan hidupnya dengan seorang perempuan cantik asal Swedia — bermula dari pertemuan sederhana di dunia maya.

Pria itu adalah Armas Astari, putra dari pasangan Asnawi Dg. Matteru dan Rostati, warga Kelurahan Pappolo. Hatinya berlabuh pada Elin Elisabet My Lundberg, putri kedua dari pasangan Sven Tommy Lundberg dan Alina Elisabet Nisika.
Minggu, 11 Oktober 2026, menjadi hari bersejarah bagi keduanya. Di Kelurahan Pappolo, Watampone, pernikahan mereka berlangsung penuh kebahagiaan, mengundang decak kagum dan senyum lebar dari para tamu undangan yang hadir. Banyak yang ingin mengabadikan momen istimewa itu berfoto bersama pasangan pengantin.
Andi Alimuddin, mantan Sekretaris DPRD Bone, turut membenarkan berlangsungnya pernikahan tersebut.
“Benar, acaranya di Pappolo,” ujar Andi Alimuddin.
Lurah Pappolo, Mahir, juga membenarkan kabar bahagia ini. Ia menceritakan bahwa kisah cinta keduanya bermula dari media sosial Facebook, yang perlahan tumbuh, hingga akhirnya mereka berani melangkah ke jenjang pernikahan.
“Pihak pria bernama Armas Astari, warga kami di Pappolo. Sedangkan mempelai perempuan berasal dari Swedia, Elin Elisabet My Lundberg,” jelas Mahir.
Cinta yang dimulai dari layar gawai, kini bersatu di tanah Bone — bukti bahwa jarak dan beda negara bukan penghalang bagi dua hati yang saling menemukan.







