BONE – LACAKTARGET.com // Praktik penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Bone. Kali ini sorotan tertuju kepada sosok bernama AS, warga Lingkungan Lappo Batue, Kelurahan Tibojong, Kecamatan Tanete Riattang Timur, yang diduga menjadi otak utama pengaliran solar ilegal menuju Kabupaten Wajo dalam jumlah besar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Yang paling memuakkan menurut warga, AS ini bukan sekadar berani berbuat curang, tapi terang-terangan merasa kebal terhadap hukum dan kebal terhadap pemberitaan. Sudah berkali-kali aktivitasnya diketahui dan dibicarakan, namun tak satu pun langkah tegas yang menyentuhnya.

“Sudah bertahun-tahun dia jalankan bisnis haram ini. Kami warga hanya bisa diam melihatnya lewat, karena dia punya payung. Ada oknum yang jadi tameng dan melindungi dia dari jerat hukum. Makanya dia seenaknya kirim solar ke Wajo tanpa takut diperiksa atau ditangkap,” tegas seorang warga dengan nada geram, Selasa (7/7/2026).

Warga menyayangkan, aparat penegak hukum dan instansi pengawas seolah menutup mata dan telinga. Seolah aturan hukum hanya berlaku bagi rakyat kecil, sedangkan bagi mereka yang punya “jalur khusus” hukum bisa dibeli dan dibelokkan sesuka hati.

Penyalahgunaan ini sangat merugikan negara dan rakyat banyak: pasokan solar yang disubsidi dari uang rakyat justru dialihkan untuk keuntungan pribadi, sehingga warga setempat justru kesulitan mendapatkan BBM dengan harga terjangkau.

Masyarakat menuntut:
✅ Bongkar jaringan perlindungan oknum yang menjadi tameng AS
✅ Lakukan pemeriksaan mendalam dan penindakan tegas tanpa pandang bulu
✅ Hentikan anggapan bahwa ada orang yang kebal hukum di wilayah Bone

Jika dibiarkan, warga mengancam akan membawa bukti-bukti yang ada ke tingkat yang lebih tinggi hingga kasus ini benar-benar ditangani secara adil.

Share :