BONE – LACAKTARGET.com //Dalam budaya masyarakat Bugis ketika sebuah keluarga akan membangun rumah atau pindah ke rumah baru terdapat serangkaian kegiatan yang biasanya dijalankan, mulai saat persiapan bahan-bahan untuk membangun rumah, ketika rumah akan dibangun/didirikan, lalu ketika rumah tersebut siap untuk ditinggali, bahkan saat rumah tersebut sudah dihuni.

Salah satu kegiatan tersebut ketika pindah rumah baru yaitu adalah tradisi pembacaan kitab Barzanji yang tidak hanya dilakukan di tanah bugis tapi di wilayah Indonesia yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam bahkan tradisi ini juga dilakukan oleh kebanyakan umat Islam yang tersebar di seluruh penjuru dunia untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad saw sambil disuguhkan kudapan dan hidangan ringan kue–kue tradisional seperti Suwella, Sanggara, Onde-Onde, sokko na cangkuli dan lain–lainnya.
Haji Adhi salah satu pendiri LSM LACAK RI mengatakan pada awak media LACAKTARGET.com Senin 9/2/2026 kegiatan ini merupakan tradisi hasanah bagi masyarakat bugis sejak masuknya Islam di daerah bugis. Tradisi ini dilakukan pada setiap hajatan yang dianggap punya nilai penting dalam perjalanan kehidupan setiap orang. Manfaatnya adalah mempererat tali silaturrahim, menambah wawasan akan sejarah Rasulullah dan menambah kecintaan kepada Rasulullah Saw serta masih banyak lagi, ungkap beliau.
Segenap keluarga besar jajaran LACAK RI berkumpul dan meramaikan rumah Baru tersebut dalam rangka tasyakuran do’a dan “Mabarzanji” pindah rumah untuk pak Haji Adhi.
Sesaat setelah baca Barazanji selesai, Haji Adhi menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada seluruh keluarga besar jajaran LACAK RI baik yang sempat datang pada malam/siang itu maupun yang tidak berkesempatan hadir.
“Terima kasih banyak atas kedatangan ta dan mohon do’a ta semua, semoga kebersamaan dan keharmonisasi seperti ini senantiasa tercipta dan terbina di kalangan keluarga besar LACAK RI, tutupnya







