Konawe Utara – LACAKTARGET.com // Lembaga Swadaya Masyarakat LACAK menyoroti kegiatan pembahasan anggaran yang dilakukan di salah satu hotel berbintang di Kendari, yaitu Hotel Plaza Inn. Menurut LSM LACAK, langkah tersebut tidak tepat dan cenderung menunjukkan adanya pemborosan anggaran daerah.

Ketua DPD LSM LACAK Konawe Utara, LD Isman R, menilai bahwa pembahasan anggaran seharusnya dilakukan secara sederhana dan efisien, bukan di tempat mewah yang membutuhkan biaya besar.
“Kami menilai kegiatan pembahasan anggaran di hotel berbintang adalah bentuk pemborosan. Anggaran seharusnya lebih diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat, bukan untuk kenyamanan elit birokrasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, masih banyak fasilitas pemerintah yang bisa digunakan untuk melakukan rapat dan pembahasan, tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk sewa hotel.
“Kantor DPRD dan kantor bupati sudah cukup representatif untuk rapat. Kenapa harus ke hotel? Ini mengindikasikan adanya gaya hidup mewah dalam penggunaan anggaran,” tambahnya.
Lheo Sapaan Akrabnya, juga mendesak agar DPRD dan pemerintah daerah lebih transparan terkait biaya yang digunakan dalam kegiatan tersebut.
“Kami minta ada keterbukaan. Berapa biaya yang dihabiskan untuk kegiatan di hotel itu? Masyarakat berhak tahu, karena itu uang rakyat. Jangan sampai anggaran yang seharusnya untuk pembangunan malah terbuang sia-sia,” ujar Lheo
Sebagai lembaga kontrol sosial, LACAK menegaskan akan terus mengawasi penggunaan anggaran daerah. Mereka juga meminta agar ke depan seluruh kegiatan pemerintahan dilakukan dengan prinsip efisiensi dan akuntabilitas.
“Kami harap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Anggaran harus digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan rakyat, bukan untuk hal-hal yang terkesan berlebihan,” tutup Ketua LACAK LD Isman R.
Dengan kritik ini, LSM LACAK menegaskan posisinya sebagai mitra kontrol sosial masyarakat, sekaligus mengingatkan pemerintah daerah agar lebih bijak dalam menggunakan anggaran.







